Jumat, 29 Juli 2011

Penyebab Penyakit Katarak


Klipingkita.com -Penyakit Katarak merupakan penyakit yang dapat menyebabkan kebutaan. Penyakit ini penyebab kebutaan nomor satu di dunia. Hal ini disebabkan para penderita katarak tidak mengetahui gejala yang timbul pada awalnya sehingga penyakit tersebut lambat laun menjadi kronis atau parah. Penyebab lainnya dikarenakan para penderita katarak tidak menangani dengan cepat penyakit tersebut sehingga menyebabkan kebutaan.

Gejala awal dari penyakit ini dicirikan dengan adanya kabut pada lensa mata. Maka jangan sepelekan kabut yang muncul dari mata. Sebab katarak terjadi secara perlahan-perlahan sehingga penglihatan penderita terganggu secara berangsur. karena umumnya katarak tumbuh sangat lambat dan tidak mempengaruhi daya penglihatan sejak awal. Daya penglihatan baru terpengaruh setelah katarak berkembang sekitar 3—5 tahun. Karena itu, pasien katarak biasanya menyadari penyakitnya setelah memasuki stadium kritis.

Penyakit ini sering terjadi di negara-negara tropis seperti negara indonesia sendiri. Sebab faktor penyebab katarak yaitu sinar ultraviolet yang berasal dari sinar matahari. Penyebab lainnya adalah kekurangan gizi yang dapat mempercepat proses berkembangnya penyakit katarak. Selain itu penyebab katarak adalah faktor umur, yaitu pada usia lanjut.

Sebagian besar penyebab terjadinya penyakit katarak karena bertambahnya usia atau proses degeneratif seseorang. Pada umunya penyakit ini terjadi pada usia lanjut, data setatistik juga menunjukkan sekitar 90% penderita katarak berada pada usia diatas 65 tahun. Sekitar 50% orang yang berusia 75 sampai 85 tahun daya penglihatannya berkurang akibat katarak. 

Sebab para penderita katarak pada awalnya tidak menyadari jika dirinya terkena penyakit tersebut. Sehingga pada umumnya mereka menganggap daya penglihatannya berkurang diakibatkan faktor usia. Makanya mereka enggan untuk berobat atau berkonsultasi kepada dokter. Hal ini karena penyakit tersebut memang tidak langsung menyerang/ terasa sakitnya. Sebab penyakit ini terjadi secara perlahan-lahan sehingga penderita tidak merasakannya.

Pada awal serangan, penderita katarak merasa gatal-gatal pada mata, air matanya mudah keluar, pada malam hari penglihatan terganggu, dan tidak bisa menahan silau sinar matahari atau sinar lampu. Selanjutnya penderita akan melihat selaput seperti awan di depan penglihatannya. Awan yang menutupi lensa mata tersebut akhirnya semakin merapat dan menutup seluruh bagian mata. Bila sudah sampai tahap ini, penderita akan kehilangan peng­lihatannya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Post