Tampilkan postingan dengan label Fauna. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fauna. Tampilkan semua postingan

Jumat, 05 Agustus 2011

Rekor Terbaru Lele Albino Raksasa Seberat 88 Kg yang Berhasil Terpancing


Seekor ikan lele albino raksasa ditemukan oleh Chris Grimmer di Sungai Ebro, dekat Barcelona, Spanyol. Ikan ini memecahkan rekor sebagai ikan lele albino terbesar yang ditangkap melalui pemancingan.

Saat itu, Chris mengikuti sebuah tur memancing. Awalnya, dia tidak menyangka ikan yang memakan umpannya berukuran raksasa. Chris memerlukan waktu sekitar 30 menit untuk menggulung senar pancingnya setelah umpan yang dia lempar disambar ikan ini.

"Butuh waktu lama untuk menariknya, seperti menarik sebuah bus," kata Chris sebagaimana dimuat laman Daily Mail.

"Setelah itu, saya sangat lelah dan nyaris tak bisa berjalan, tapi tidak sia-sia."

Ikan lele itu kemudian ditimbang. Ternyata, beratnya sekitar 88 kg dengan panjang 2,4 meter. Setelah penimbangan, ikan ini kemudian dilepaskan kembali ke sungai.

Sementara itu, pemandu yang mengorganisir tur itu, Ashley Scott mengatakan sangat yakin tangkapan itu telah memecahkan rekor ikan lele terbesar melalui cara pemancingan. "Kami tahu catatan rekor ikan lele, jadi kami langsung menyadari bahwa itu adalah rekor," kata Scott.

Rekor ikan lele albino terbesar yang berhasil ditangkap sebelumnya dipegang oleh Sheila Penfold dari London, Inggris. Dia berhasil menangkap seekor ikan lele albino seberat 86 kilogram pada Oktober tahun lalu.

Namun, ikan lele terbesar yang pernah ditangkap di muka bumi adalah ikan lele raksasa seberat 293 kg. Ikan ini tertangkap di Sungai Mekong, Thailand pada 2005.



sumber :http://www.apakabardunia.com/2011/08/rekor-terbaru-lele-albino-raksasa.html
Read More >>

Kamis, 04 Agustus 2011

10 Serangga dengan Nama Menyeramkan


1. Assassin Bug
Assassin Bug berbaring menunggu mangsanya, lalu menyergap seperti James Bond melakukan aksi pada misi rahasia. Assassin Bug memiliki tombak pembunuh, korban yang malang ditusuk dengan paruh melengkung dan menyuntikkan enzim mematikan. Beberapa jenis Assassin Bug adalah pembunuh haematophagous, yang berarti pengisap darah.

2.Robber Fly
Serangga bermata besar ini ditakdirkan untuk membunuh. Lalat perampok Robber Fly "mempersiapkan" mangsa mereka dengan menusuk dengan paruh mereka, kemudian menyuntikkan combo ampuh enzim yang melumpuhkan korban dari dalam. Serangga ini memiliki 5 buah mata dan memiliki kemampuan yang sangat baik dalam mengamati mangsa favoritnya yaitu lalat lain, ngengat, capung dan bahkan laba-laba.

3.Wolf Spider
Dengan taring berbisa besar dan delapan mata dari berbagai ukuran, laba-laba serigala melakukan patroli mencari mangsanya.
4.Ant Lion
Semut Singa telah berevolusi dengan sangat kompleks dan memiliki metode unik untuk membunuh mangsanya. Mereka membangun sebuah lubang kerucut di pasir ldan bersembunyi tepat di bawah lubang tersebut. Apa pun yang tergelincir ke dalam perangkap semut singa akan kesusahan meloloskan diri.

5.Death’s-Head Hawkmoth
Hawkmoths tidak langka, ulat besar mereka sering ditemukan pada tanaman tomat. Hawkmoths ngengat yang unik di antara ngengat lainnya karena kemampuan mereka membuat nada tinggi menggerenyet ketika mereka jengkel. Death's-head hawkmoths memiliki tampilan menakutkan, pola seperti tengkorak di punggung mereka dan membuat mangsanya dan kita gelisah.

6.Killer Bees
Lebah Pembunuh adalah lebah pemarah, bersayap, dilengkapi alat penyengat dan cocok untuk pepatah "jangan main-main dengan alam!" Keturunan mereka dapat menahan kerasnya iklim tropis.

7.Tiger Mosquito
Sebelumnya keberadaannya terbatas pada wilayah hutan dan lahan basah di Asia Tenggara, namun seiring perjalanan manusia nyamuk ini telah menyebar dengan habitat baru di seluruh dunia.

8.Hickory Horned Devil
Hickory Horned Devils adalah ulat dari Regal, atau Royal Walnut ngengat. Ulat ini mirip dengan hawkmoths tetapi dalam spesies ini "tanduk"-nya lebih panjang, berwarna hitam & merah. Dikombinasikan dengan tubuh pirus cerah, tanduk benar-benar menonjol sehingga membuat pemangsa berpikir dua kali untuk memangsa mereka.

9.Vampire Moth
Ngengat Vampir ditakdirkan untuk mengisap darah dari mangsa di habitat asli mereka ,kerbau dan juga manusia jika diberi kesempatan.
10.Bee Wolf
Beewolves, juga dikenal sebagai Tawon Penggali

Sumber : satriasputra.blogspot.com
Read More >>

monyet juga pencandu rokok (apa kata dunia)

Hewan-hewan yang satu ini rupanya punya kebiasaan yang sangat mirip dengan manusia.Dimana mempunyai kebiasaan yang sama dengan manusia yaitu merokok.Foto2 monyet merokok di bawah ini bukan hasil dari manipulasi,tapi memang ala kadarnya seperti itu.Ternyata teori Charles darwin bisa dibenarkan kali ya bahwasannya kita itu satu spesies dengan kera..hi..buktinya apa yang kita lakukan juga bisa ditirukan dan dirasakan oleh kera.Penasaran pengen lihat foto2nya?Yuk,lihat saja foto-foto monyet perokok yang bertingkah laku aneh dan mengherankanpada gambar di bawah ini.








Read More >>

Tikus Raksasa Mematikan, Pembawa Panah Beracun




Tikus raksasa ini mematikan. Bulu beracunnya bisa membunuh predator lain seketika.

Seperti halnya mata panah beracun, tikus raksasa dari Afrika membawa-bawa senjata serupa panah pada tubuhnya. Panah beracun itu adalah bulunya sendiri.


"Ini adalah pertama kalinya ditemukan mamalia yang dapat membawa racun tanaman pada tubuhnya tanpa membunuh dirinya sendiri,” demikian ungkap ilmuwan Jonathan Kingdon, dari Universitas Oxford, Inggris, seperti dikutip dari MSN.


Ia menemukan bahwa ternyata tikus sepanjang 36 cm ini mengunyah tanaman beracun Acokanthera schimperi, lalu melumuri tubuhnya sendiri dengan ludah beracun dengan cara menjilati bulu-bulu yang berada pada punggungnya.


Dalam keadaan terancam, ia mengencangkan otot punggung untuk melicinkan bulu-bulu itu lalu menembakkannya ke musuh.
Butuh 30 tahun bagi Kingdon untuk mengetahui cara tikus ini membunuh predator lain. Tapi ia masih belum mengetahui alasan mengapa si tikus tidak keracunan saat mengunyah tanaman beracun itu.

Read More >>

Rabu, 03 Agustus 2011

Daftar 10 Hewan dengan Harga Jual Paling Tinggi


10. Chinese Crested Hairless Puppies
Harga : $4,000-$5,000

faktabukanopini.blogspot.com 

Anjing ini beratnya 2 sampai 5.5 kg. Sangat bersemangat, siaga, dan bersahabat. Termasuk yang paling langka, anjing ini mudah tersengat sinar matahari. Asalnya dari Afrika. Hidupnya berkisar antara 10 sampai 12 tahun. Dan kabarnya, selama itu, anjing ini bisa diandalkan sebagai sahabat yang sangat menyenangkan.

9. Kucing Sabana
Harga : $4,000-$10,000

Dibiakkan dengan proses yang hampir sama dengan kucing Bengali, kucing Sabana adalah hasil kimpoi-silang antara kucing liar (serval) Afrika dengan kucing rumah. Kucing Sabana lebih sulit dibiakkan, mengingat serval Afrika beratnya 18 kg, liar, dan mengawinkannya dengan kucing rumah yang lebih kecil adalah problem tersendiri. Masa hamil 2 hewan ini pun berbeda. Karenanya, kucing Sabana lebih langka dan mahal.

8. Mona Guenon
Harga : $6,000

faktabukanopini.blogspot.com 

Habitat aslinya di dalam hutan tropis Afrika Barat, meskipun binatang ini bisa menyesuaikan diri dengan kondisi hutan apapun. Oleh karena itu, disamping ijin dan lisensi khusus untuk memilikinya, binatang ini tidak termasuk yang terancam bahaya.

7. Monyet Debrazzas
Harga : $10,000

faktabukanopini.blogspot.com

Monyet ini mudah dikenal melalui janggut putihnya yang khas dan bulu abu2nya yg kekuning2an. Umurnya sampai 22 tahun. Harganya yang mahal bagi sebagian orang tidak sebanding. Banyak orang kecewa ketika bayi primata yang jinak dan lembut itu berubah menjadi ganas dan tak tertebak ketika dewasa.

6. Striped Ball Python
Harga : $10,000

faktabukanopini.blogspot.com

Master Python Breeder, Garis utamanya yang membuat binatang ini sangat unik. Lebih jelas lagi, bola-bergaris ini menampilkan garis punggung warna kuning dengan tepi warna hitam. Sungguh, membedakannya dari ular2 lain.

5. Hyacinth Macaw
Harga : $6,500-12,000

faktabukanopini.blogspot.com 

Semua Macaws sangat mahal. Hyacinth Macaw menampilkan warna indah yang begitu menggetarkan. Biasanya dibandrol $20,000 sepasang. Secara fisik, burung2 ini panjangnya sekitar 1 meter dan memiliki warna biru terang. Sayapnya mengembang sampai 1,2 meter

4. Reticulated Albino Type II Tiger Python
Harga : $15,000

faktabukanopini.blogspot.com 

Ular ini dijual $15,000 per ekor. Sangat langka. Dominasi pola harimaunya yang membuat python ini sangat populer di dunia ular.

3. Lavender Albino Python (Betina)
Harga : $20,000

faktabukanopini.blogspot.com 

Ular bermata merah ini berwarna lavender dibalik pola2 kuningnya yang menggetarkan. Kelangkaannya membuat permintaan ular ini sangat tinggi.

2. Chimpanzee
Harga : $60,000-$65,000

faktabukanopini.blogspot.com 

Simpanse adalah primata yang sangat pintar dan paling dekat kekerabatannya dengan manusia. Beratnya sekitar 52 kg, jenis jantan lebih besar dibanding betina. Habitat aslinya di Afrika Tengah dan Afrika Barat. Meski terancam punah, binatang ini masih dilegalkan di beberapa negara bagian.

1. Anak Singa Putih (White Lion Cubs)
Harga : $138,000

faktabukanopini.blogspot.com 

Ini yang paling mahal. Singa putih –seperti dongeng– yang sangat2 langka karena gen-nya yang resesif tapi ternyata tidak termasuk albino. Warna matanya hampir sama dengan singa umumnya, lapisan pigmen dan kulitnya yang tidak. Karena harganya yang mahal, permintaan yg tinggi, perawatan, dan kelangkaannya, singa putih termasuk salah satu hewan di dunia yang paling sulit didapatkan. 

Read More >>

Minggu, 20 Februari 2011

Apa yang Terjadi? Kawanan Ubur-ubur Seberat 200kg Serbu Perairan Jepang


Perairan pantai timur Jepang diduduki oleh kawanan ubur-ubur raksasa. Penduduk setempat mengatakan bahwa mereka belum pernah melihat ubur-ubur dengan ukuran besar tersebut. Ubur-ubur dengan diameter sekitar dua mtr dan berat sekitar 200 kilogram.









Read More >>

Unik, Burung Maleo Ini Akan Pingsan Setelah Bertelur


Burung Maleo adalah burung endemik (hanya hidup secara alami di suatu kawasan) di Pulau Sulawesi, tepatnya di Kabupaten Donggala (Desa Pakuli dan sekitarnya) dan Kabupatren Luwuk Banggai, Sulawesi Sulawesi Tengah.


Nama ilmiah burung maleo adalah Macrocephalon yang berarti kepala besar. Burung Maleo memiliki tonjolan besar di atas kepala. Dan karena tonjolannya itu Maleo bisa mendeteksi panas bumi untuk menetaskan telurnya.


Ngomong-ngomong soal telur burung maleo, konon setelah burung ini bertelur, ia langsung pingsan! Lucu kan? Mengapa begitu?

Karena ternyata burung Maleo memiliki telur yang besar, kira-kira 5 kali lebih besar dari telur ayam kampung. Bisakah kamu bayangkan, betapa besarnya telur burung ini?

Jumlah burung maleo sekarang ini diperkirakan kurang dari 10 ribu ekor. Dan akhirnya satwa ini dinyatakan sebagai satwa yang dilindungi karena para pemburu liar sering sekali mengambil telur-telur Maleo seenaknya.

Akhirnya, Pemerintah membuat pantai khusus untuk konservasi atau penyelamatan maleo seluas 14 hektar yang terletak di Tanjung Binerean, Sulawesi Utara.



Perjuangan Seekor Anak maleo


Lucu dan imut, itulah kesan pertama kali saat melihat anak maleo yang baru menetas. Namun hal yang lebih mengesankan dan membuat terkagum-kagum adalah saat melihat proses si anak maleo keluar dari dalam tanah setelah melewati masa "pengeraman".

Rasa kagum itu semakin bertambah begitu melihat si anak maleo yang baru saja mencapai permukaan tanah tersebut ternyata sudah bisa terbang.


Ya, terbang. Tak seperti layaknya anak unggas pada umumnya yang butuh waktu berminggu-minggu untuk bisa terbang. Begitulah keistimewaan anak maleo.

Namun siapa sangka, di balik kelucuan dan istimewaannya, si anak maleo ternyata memikul beban yang begitu berat nyaris setelah ditetaskan.

Tanpa kehadiran sang induk saat matanya pertama kali melihat dunia ini, tanpa bimbingan sang induk untuk mencari makan dan terbang, tanpa perlindungan sang induk di saat bahaya menghampiri, bahkan, untuk keluar dari cangkang dan muncul ke permukaan bumi ini pun mereka harus berjuang sendiri.


Tak jarang diantara mereka dijumpai mati saat dalam "perjalanan" mencapai permukaan tanah, terkadang mereka dijumpai dengan kepala yang sudah nongol di permukaan tanah, tapi sudah mati dikerumuni semut.

Terkadang pula mereka dijumpai berhasil mencapai permukaan tanah namun sudah tanpa kepala di badan. Paling tidak, begitulah sedikit gambaran penderitaan dan perjuangan yang harus dilalui oleh anak maleo.


Setelah maleo betina meletakkan telurnya di dalam lubang, maka secara bergantian atau bersamaan kedua induk maleo (jantan dan betina) menimbun telur tersebut dan kemudian membuat timbunan tipuan (untuk mengelabui pemangsa).

Berbeda dengan jenis-jenis unggas lainnya, Maleo tidak mengerami telurnya. Pengeraman telur dibantu oleh panas bumi atau panas dari sinar matahari.

Keberhasilan penetasan akan sangat bergantung pada temperatur/suhu tanah. Hasil-hasil penelitian menginformasikan bahwa suhu atau temperatur tanah yang diperlukan untuk menetaskan telur maleo berkisar antara 32-35 derajat celsius.

Lama pengeraman pun membutuhkan waktu sekitar 62-85 hari. Namun pernah juga tercatat ada telur yang menetas kurang atau malah lebih dari kisaran waktu tersebut.

Saat waktu yang tepat tiba, telur pun pecah dan anak maleo akan keluar. Anak maleo yang baru menetas harus keluar sendiri ke permukaan tanah tanpa bantuan sang induk.

Perjuangan untuk mencapai permukaan tanah akan membutuhkan waktu selama kurang lebih 48 jam. Inipun akan tergantung pada jenis tanahnya.

Sehingga tak jarang beberapa anak maleo dijumpai mati "ditengah jalan". Tanah yang terlalu padat, akar-akar pohon yang terlalu rapat, lubang yang di gali terlalu dalam diduga menjadi faktor penyebab si anak maleo kehilangan banyak energi (kelelahan) hingga mengakibatkan kematian sebelum mencapai permukaan tanah.

Lolos dari perjuangan panjang di dalam tanah, begitu kepala si anak maleo muncul ke permukaan, bahaya lain pun sudah menanti. Semut.

Barangkali karena bulu-bulunya yang masih basah (dan bau amis telur) sehingga menarik perhatian semut mendatanginya. Dan tak ada ampun lagi bagi si anak maleo yang kondisi sebagian badannya masih terhimpit tanah, akhirnya pasrah digerogoti semut.

Kematian pun tak bisa terelakkan lagi. Terkadang tubuh lemahnya (setelah melalui perjalanan panjang di dalam tanah) harus dia pasrahkan untuk seekor tikus yang juga sedang menanti buruan. Sudahkah berakhir sampai disitu?

Ternyata belum. Di luar sana masih banyak bahaya menanti.

Soa-soa, adalah sebutan orang Sulawesi Bagian Utara bagi hewan bernama Biawak. Tentunya kita sudah tahu kalau hewan yang satu ini adalah pemangsa utama bagi hewan peliharaan seperti ayam, begitu pula dengan maleo.

Soa-soa adalah musuh utama bagi maleo. Selain mereka memangsa anak maleo, mereka pun adalah predator utama bagi telur maleo (selain manusia).

Karena kemampuan penciuman mereka yang sangat tajam sehingga dengan mudah mereka menemukan telur maleo yang sudah tertimbun tanah sekalipun.

Bahaya lainnya datang dari burung pemangsa (seperti Elang). Lokasi peneluran maleo yang sebagian besar merupakan daerah terbuka, sangat memudahkan bagi burung elang untuk mengintai mangsanya. Anak maleo yang masih lemah pun menjadi sasaran empuk mereka.

Belum lagi bahaya dari ular, atau bahkan manusia. Hmm, sepertinya perjalanan si anak maleo menuju kedewasaan menghadapi perjuangan yang sangat berat. Tapi bukankah Tuhan telah menciptakan mahluknya dengan keistimewaannya masing-masing?
Read More >>